Candi Mendut: Sejarah, Rute dan Spot Foto

Tidak bisa dipungkiri lagi jika Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang. Salah satu bukti sejarah tersebut adalah dengan ditemukannya banyak candi-candi yang memiliki umur berabad-abad tahun lamanya. Salah satunya adalah Candi Mendut yang cukup menarik banyak perhatian. Candi ini merupakan salah satu alternatif wisata candi lainnya, seperti Candi PrambananCandi BorobudurCandi Dieng, dan masih banyak lagi.

C

Candi satu ini tentu memiliki cerita dan sejarahnya tersendiri sama halnya dengan candi-candi lain di Indonesia. Anda sendiri pun barangkali belum mengetahui secara detail terkait sejarah dari candi bersejarah ini, bukan? Yuk simak informasi dan pembahasannya berikut ini:

Sejarah Candi Mendut

Sejarah yang panjang menjadikan candi dan bangunan megah ini sebagai bukti peradaban maju bangsa kuno di Nusantara. Nilai sejarah dari candi ini dapat kita lihat mulai dari bangunan, arsitektur hiasan hingga dengan relief-reliefnya.

1. Pembangunan Candi

Candi Mendut adalah peninggalan kerajaan Mataram Kuno pada masa Raja Indra dari Dinasti Syailendra. Di dalam sebuah prasasti bertahun 824 Karangtengah disebutkan jika Raja Indra mendirikan tempat suci bernama Wenuwana

Nama itu memiliki arti hutan bambu. Kemudian kata “Wenuwana” ini dikaitkan dengan candi bersejarah ini oleh seorang ahli arkeologi Belanda. Di balik bangunan candi inilah terdapat banyak mitos legenda Candi Mendut

2. Corak dan Asal Nama

Dalam skala nasional dan mancanegara, corak Candi Mendut dikenal memiliki corak Budha. Ini terlihat dari relief-relief yang terdapat di dalamnya. Sebagai pengunjung Anda sendiri dapat melihat dan mempelajarinya jika berkunjung ke sini.

Adapun nama asal yang digunakan adalah Vana, Venu, Mandira. Nama tersebut mempunyai arti sebagai candi yang ada di dalam tengah hutan bambu.

3. Arsitektur Candi

Dalam pembangunannya sendiri, candi megah ini dibangun menggunakan batu bata. Batu tersebut kemudian ditutupi oleh batu alam sehingga terlihat lebih menarik. Terlebih bangunannya diletakan di basement tinggi sehingga tampak anggun.

Jika kita lihat tangga dan pintunya dibuat menghadap ke Barat-Daya. Terdapat lorong di atas basement yang mengelilingi bagian tubuh pada candi. Adapun atapnya memiliki hiasan stupa-stupa kecil dan bertingkat tiga.

Baca Juga  Menelusuri Indahnya Candi Gedong Songo di Ungaran

Sekarang jika dihitung, stupa-stupa kecil tersebut terpasang sebanyak 48 buah. Untuk tingginya sendiri candi ini memiliki ukuran 25,4 meter. Cukup tinggi untuk ukuran candi yang dibangun pada masa kuno.

4. Hiasan Pada Candi

Bangunan bersejarah memiliki hiasan yang saling berselang-seling serta terdapat ukiran makhluk-makhluk. Makhluk tersebut menurut mitos adalah apsara, dewata gandarwa, dua ekor kera dan lain-lain. Di bagian tangga tepatnya di kedua tepinya terdapat relief berupa kisah dari Jataka dan Pancatantra.

Candi Borobudur dan Candi Mendut ini dibangun pada masa Dinasti Syailendra yang memiliki relief-relief tersendiri. Berikut adalah beberapa relief tersebut:

  • Brahmana dan Seekor Anjing (Relief 1)

Untuk mengetahui asal usul Candi Mendut kita dapat melihatnya dari relief yang ada. Nah relief pertama ini merupakan gambar yang memiliki cerita fabel atau hewan yang dikenal dari Jataka dan Pancatantra.

  • Kura-Kura dan Angsa (Relief 2)

Pada relief kedua ini ada gambar yang mengisahkan fabel atau hewan kura-kura dan angsa yang dikenal dari Jataka dan Pancatantra.

  • Dustabuddhi dan dharma budhi (Relief 3)

Pada relief ketiga ini terdapat cerita terkait dua orang anak saudagar yang bersahabat.

  • Dua Burung Betet yang Berbeda (Relief 4)

Di relief yang terakhir ini terdapat lukisan yang menceritakan dua burung betet. Burung tersebut bersaudara namun memiliki karakter yang berbeda.

5. Langgam Candi

Karena letaknya di Jawa Tengah, maka otomatis langgam digunakan adalah langgam Jawa Tengah. Langgam ini tentu saja akan berbeda dengan kebanyakan langgam candi di daerah lain seperti di Jawa Timur. Berikut adalah ciri-ciri dari langgam candi di Jawa Tengah:

  • Relief dilukis secara naturalis dan timbul sedikit lebih tebal
  • Pada relung dan gawang pintu memiliki hiasan kalamakara
  • Pada bagian atasnya adalah berundak-undak
  • Bangunannya berbentuk tambun
  • Candi dibangun pada tengah halaman.

Fungsi Candi Mendut

Sebagai tempat yang bersejarah tentu saja bangunan ini memiliki fungsi tersendiri, baik di zaman dulu hingga sekarang. Beberapa fungsi Candi Mendut tersebut adalah sebagai berikut

Baca Juga  Mengenal Candi Muaro Jambi yang Luasnya 8 Kali Lipat Borobudur

1. Pada Zaman Dahulu

  • Pusat Kerajaan di Masanya

Candi memiliki peranan penting di dalam pemusatan pemerintahan. Tidak jauh berbeda dengan masa sekarang, di zaman dahulu juga mengenal kota-kota yang dikhususkan sebagai pusat pemerintahan bagi kerajaan. Sehingga fungsi candi bersejarah ini sangatlah penting.

  • Simbol Kemegahan

Candi yang dibangun pada masa dinasti Syailendra ini menjadi simbol kemegahan bagi kerajaan itu sendiri. Para raja akan berusaha mendirikan bangunan untuk meninggalkan sejarah bagi generasi sesudahnya nanti.

2. Pada Zaman Sekarang

  • Arkeologi

Para ilmuwan menjadikan candi sebagai tempat untuk penelitian. Penelitian ini ditujukkan untuk mendapatkan informasi terkait peradaban pada masa lalu. Informasi-informasi yang kita dapatkan sekarang adalah hasil dari penelitian tersebut.

Tidak jarang para ilmuwan menemukan hal-hal yang menakjubkan terkait peradaban tersebut, mulai dari bagaimana cara mereka membagun candi, alat-alat kuno dan lain sebagainya.

  • Obyek Wisata Sejarah

Bagi mereka yang menyukai sejarah tentu saja candi merupakan tempat yang tepat untuk dipelajari. Di candi-candi inilah banyak sekali spot ilmu pengetahuan baru yang bisa didapatkan oleh para wisatawan.

  • Observasi Budaya

Budaya tempo dahulu dapat diketahui melalui peninggalan sejarah dari Candi Mendut. Dari budaya tersebutlah kita dapat mengetahui bagaimana cara orang-orang terdahulu beribadah dan bagaimana cara mereka bersosial.

Rute dan Alamat

Candi Mendut terletak di Kabupaten Magelang Jawa Tengah tepatnya di Jl. Mayor Kusen, Kota Mungkid. Di Magelang candi ini sangatlah terkenal dan populer sehingga banyak dikunjungi wisatawan yang ingin belajar sejarah.

Untuk saat ini, akses menuju candi terbilang sudah cukup baik sehingga bisa Anda tempuh dengan kendaraan umum atau pribadi. Jika dari pusat kota Magelang, candi ini memiliki jarak sekitar 16 km.

Untuk rutenya sendiri jika dari 0 km Jogja memang cukup banyak belokan yang membingungkan. Untuk lebih jelas melihat rutenya Anda dapat membuka Google Maps dengan mengikuti rute melalui jalan Jl. Kh Ahmad Dahlan.

Google Maps: https://goo.gl/maps/BaN8nGnbbDeKvtT36

Fasilitas yang Tersedia

Sebagai tempat wisata sejarah, sebenarnya untuk fasilitas yang tersedia belum terlalu mencukupi. Akan tetapi Anda dapat mendapatkan fasilitas standar jika berkunjung kesini, yaitu:

  • Kamar mandi atau toilet
  • Warung untuk tempat makan dan minum
  • Ada tempat parkir untuk Anda yang membawa kendaraan
Baca Juga  Mengenal Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar yang Masuk 7 Keajaiban Dunia

Spot Foto di Candi

Terdapat banyak sudut yang bisa Anda eksplore ketika berkunjung ke tempat bersejarah ini. Seluruh bagian dari candi bisa Anda jadikan spot foto yang menarik. Mulai dari halaman depan, samping, depan hingga belakang candi merupakan tempat yang bagus untuk hunting foto.

Aktifitas belajar sambil liburan ini bisa menjadi lebih menyenangkan di kawasan ini. Sehingga tidak hanya sekedar untuk berfoto ria saja, justru di tempat ini Anda dapat belajar banyak hal yang dapat meningkatkan wawasan.

Harga Tiket Masuk

Letak situs candi yang cukup jauh dari pusat kota mengharuskan kita harus sedikit ekstra menempuh perjalanan. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir karena tiket Candi Mendut relatif murah dan dapat terjangkau untuk semua orang.

Tiket yang dipatok adalah Rp10.000 untuk satu orang. Dengan tarif demikian Anda dapat melihat bangunan bersejarah dan mempelajarinya. Adapun jika Anda membawa kendaraan, tarif parkirnya adalah Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk kendaraan mobil.

Bagaimana tertarik untuk mengunjungi candi megah ini?

5 / 5. 1

(Visited 2 times, 1 visits today)
Artikel Terkait
Menelusuri Indahnya Candi Gedong Songo di Ungaran
Candi Gedong Songo

Dalam memilih destinasi wisata tidak lepas dari aspek budaya dan sejarah yang memiliki daya tarik tersendiri. Di Semarang, terdapat wisata Read more

6 Hal Penting Sebelum Anda Berkunjung ke Candi Dieng
Candi Arjuna Dieng

Jika Anda sedang atau berencana liburan ke daerah Jawa Tengah, sempatkanlah mampir ke Candi Dieng. Candi ini kini mulai ramai Read more

Mengenal Umbul Manten, Wisata Alam Penuh Misteri di Klaten
Umbul Manten Klaten

Setelah lelah beraktivitas setiap hari, Anda tentu membutuhkan istirahat sejenak. Untuk mengembalikan energi dan pikiran, Anda bisa mengunjungi wisata alam Read more

6 Hal Penting Seputar Benteng Pendem Cilacap
Benteng Pendem Cilacap

Benteng Pendem Cilacap merupakan salah satu objek wisata yang cukup ikonik di Cilacap. Destinasi wisata satu ini memiliki nilai historis Read more

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
%d blogger menyukai ini: