Candi Muara Takus, Pusat Peradaban di Tengah Hutan Riau

Salah satu destinasi wisata yang terdapat di Riau adalah Candi Muara Takus. Objek wisata Candi Muara Takus terletak di Kabupaten Kampar, Riau. Candi ini merupakan situs candi tertua yang ada di Pulau Sumatera dan merupakan satu-satunya situs bersejarah yang berbentuk candi di Riau. Candi ini merupakan salah satu alternatif wisata candi lainnya, seperti Candi PrambananCandi BorobudurCandi Dieng, dan masih banyak lagi.

Candi Muara Takus
SONY DSC

Para peneliti percaya bahwa Candi Muara Takus terletak di pusat pemerintahan Kerajaan Sriwijaya. Di dalam kompleks candi ini, terdapat beberapa candi lain yang tersebar. Candi-candi tersebut adalah Candi Sulung atau Candi Tua, Candi Bungsu, Mahligai Stupa dan Palangka.

Sejarah Candi Muara Takus

Candi bersejarah ini memiliki kisah yang menarik untuk Anda telusuri sebagai salah satu destinasi wisata sejarah. Candi Muara Takus peninggalan kerajaan Sriwijaya ini memiliki banyak kisah yang memberikan pengaruh di masa depan bumi Indonesia.

Menurut ahli sejarah, Candi yang terletak di muara sungai ini dibangun sekitar abad ke-4. Namun, ada pula ahli yang mengatakan candi ini dibangun pada abad 7 sampai abad 11. Seperti yang Anda tahu, Candi Muara Takus merupakan peninggalan kerajaan Sriwijaya di Sumatera yang menjadi saksi bisu sejarah di masa itu.

Candi Muara Takus bercorak nuansa Budha, dikarenakan candi ini berdiri pada masa kejayaan penyebaran Hindu dan Budha di Nusantara. Candi Muara Takus menjadi bukti bahwa agama Budha berkembang pesat di Pulau Sumatera.

Candi Muara Takus dibangun oleh raja yang sampai saat ini belum diketahui namanya. Karena candi ini sendiri belum dapat dipastikan masa pembangunannya dengan jelas. Candi ini terdapat bangunan yoni dan lingga yang merupakan representasi jenis kelamin.

Arsitektur yang terdapat pada bangunan Candi megah ini merupakan perpaduan Budha dan Syiwa yang mirip dengan candi-candi di Myanmar. Candi ini memiliki stupa sebagai tanda umur yang tua, stupa serupa dapat Anda temui di Candi Sewu.

Baca Juga  Menelusuri Indahnya Candi Gedong Songo di Ungaran

Bangunan Pendukung pada Candi

Candi-candi di pulau Jawa kebanyakan menggunakan batuan andesit sebagai bahan baku pembangunannya, tetapi tidak dengan candi satu ini. Candi Budha ini memiliki bahan baku tanah liat atau batu bata dan batu sungai. Bahan baku tanah liat didapatkan di tempat lain dengan jarak 6 km.

Di dalam kompleks Candi ini, terdapat empat buah bangunan candi utama dengan penjelasan sebagai berikut.

  1. Candi Tua atau Candi Sulung

Candi ini merupakan bangunan terbesar di dalam kompleks. Struktur bangunan candi tua terdiri atas tiga bagian, yaitu kaki, badan, dan atap candi. Candi ini dibangun dengan bahan dasar batu bata dan batu pasir yang berasal dari sungai.

Bagian kaki candi terdapat dua bagian, bagian pertama dengan tinggi 2,37 meter dan bagian kedua dengan tinggi 1,98 meter. Candi ini memiliki tangga masuk dengan lebar 4 meter di bagian timur, lalu juga ada tangga selebar 3,08 meter di sebelah barat dengan patung singa di kedua sisinya.

Bentuk dasar candi tua adalah persegi panjang dengan ukuran 31,65 m x 20,20 m dengan 36 sisi yang mengelilinginya. Atap candi tua berbentuk bundaran yang saat ini sudah rusak. Tinggi candi tua sekitar 8,5 meter.

Candi ini sudah dua kali dipugar pada tahun 1990 dan 1992 yang fokus untuk memperbaiki bagian kaki candi.

  1. Candi Bungsu

Pembangunan candi bungsu menggunakan batu pasir dan batu bata. Bagian utara candi menggunakan bahan batu pasir, di bagian selatan candi menggunakan batu bata. Peneliti berpikir bahwa awal pembangunan candi bungsu adalah dengan batu pasir, namun direnovasi dengan batu bata.

Candi ini terletak di sebelah timur dari Mahligai stupa dengan jarak hanya 3,84 meter saja. Candi bungsu sendiri berukuran 13,2 m x 16,2 m. Candi ini memiliki bentuk seperti candi tua dengan atap persegi, dimana bagian alas terdapat 20 sisi dengan adanya stupa dan tangga masuk.

  1. Mahligai Stupa
Baca Juga  Menelusuri Candi Jago, Situs Bersejarah di Kota Malang

Mahligai stupa terdiri atas tiga bagian, yaitu kaki, badan, dan atap. Mahligai memiliki ukuran 10,4 m x 10,6 m dengan tinggi 14 meter. Bangunan ini memiliki 28 sisi yang mengelilingi dan bentuk bangunan menghadap ke selatan.

Pada bagian kaki terdapat ukiran-ukiran bunga lotus, yang di tengahnya terdapat bangunan menara silinder 36 sisi. Sisi dasar menara berbentuk kelopak bunga dan bagian atas berbentuk lingkaran. Menara mahligai stupa memiliki bentuk seperti yoni.

Sebelum pemugaran, di setiap sudut kaki candi terdapat patung singa berbahan dasar batuan andesit. Di bagian puncak menara terdapat relief-relief dengan salah satu ukiran daun oval. Diperkirakan pembangunan mahligai terjadi dalam dua tahap dengan proses terakhir pada penambahan di kaki candi.

  1. Palangka

Candi Palangka berukuran 5,1 m x 5,7 m, dengan tinggi candi hanya sekitar 2 meter. Terletak di sebelah timur Mahligai, bangunan ini sepenuhnya terbuat dari batu bata. Terdapat pintu masuk di sisi utara dengan fungsi Palangka sebagai altar.

Fungsi Candi Muara Takus

Candi megah ini memiliki fungsi dan tujuan yang berlaku bagi penduduk sekitar. Masyarakat Riau menjadikan candi ini sebagai pusat peribadatan dan peradaban pada masa pemerintahan kerajaan Sriwijaya. Dengan asal dan pusat ada dari pemerintahan Andiko Nan 44.

Di zaman sekarang, candi ini difungsikan sebagai situs bersejarah yang juga dapat menarik minat wisatawan. Sedangkan untuk fungsi peribadatan, tidak lagi diberlakukan secara formal.

Wisata Candi

Candi ini sebagai candi satu-satunya di Riau dan candi terbesar di pulau Sumatera tentunya menarik sekali untuk dikunjungi. Bagaimanakah kondisi tempat wisata tersebut dan apa yang perlu Anda persiapkan sebelum pergi ke sana? Mari simak.

  1. Rute ke Candi Muara Takus

Candi ini beralamat di Muara Takus, Kec. XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau 28453. Candi ini berjarak sekitar 135 km dari pusat kota Pekanbaru. Bagaimana cara mencapai kompleks Candi Muara Takus? Berikut beberapa tips untuk Anda.

  • Angkutan umum hanya beroperasi dari pagi sampai sore
  • Jika Anda mulai dari Pekanbaru, Anda dapat menaiki bus kota, Trans Metro, atau angkot menuju Pasar Panam. Dari situ, Anda menuju Bengkinang dengan superben seharga Rp50000. Setelah sampai terminal Bengkinang, Anda dapat menaiki superben dengan jurusan Muara Takus.
  • Dari pertigaan luar kawasan candi, Anda dapat berjalan kaki atau menaiki ojek sampai masuk kawasan candi.
  1. Tiket dan Fasilitas
Baca Juga  Mengenal Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar yang Masuk 7 Keajaiban Dunia

Untuk biaya masuk kawasan candi, akan dikenakan tarif Rp10000 per orang. Candi ini memiliki fasilitas parkir kendaraan, kesehatan, perbelanjaan, listrik, street furniture, toilet, musholla, dll. Dikarenakan berada di daerah yang susah dijangkau sinyal, maka Anda harus mempersiapkan diri.

Jika Anda datang bertepatan dengan hari raya Waisak, maka Anda akan bersamaan dengan umat Budha yang beribadah di candi ini. 

Candi Muara Takus menjadi salah satu spot bersejarah yang patut Anda kunjungi ketika bertandang ke Riau. Kenyamanan dan kebersihan kawasan candi juga harus dijaga baik oleh setiap pengunjung yang datang dan berwisata.

5 / 5. 1

(Visited 3 times, 1 visits today)
Artikel Terkait
Lebih Tua Dari Majapahit, Begini Megahnya Candi Brahu
Candi Brahu Mojokerto Jawa Timur

Indonesia telah memiliki peradaban yang sangat lama. Hal itu dibuktikan dengan adanya berbagai situs peninggalan kuno yang berumur ratusan tahun. Read more

Menelusuri Candi Jago, Situs Bersejarah di Kota Malang
Candi Jago

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Salah satu sumber kebudayaan itu berasal dari peninggalan kerajaan-kerajaan yang muncul pada zaman Read more

Mengenal Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar yang Masuk 7 Keajaiban Dunia
Candi Borobudur

Asal usul Candi Borobudur memiliki cerita panjang yang sangat menarik untuk diikuti. Bukan hanya latar belakang pembentukannya saja, desain arsitektur Read more

Menelusuri Indahnya Candi Gedong Songo di Ungaran
Candi Gedong Songo

Dalam memilih destinasi wisata tidak lepas dari aspek budaya dan sejarah yang memiliki daya tarik tersendiri. Di Semarang, terdapat wisata Read more

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
%d blogger menyukai ini: