Menelusuri Candi Jago, Situs Bersejarah di Kota Malang

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya. Salah satu sumber kebudayaan itu berasal dari peninggalan kerajaan-kerajaan yang muncul pada zaman dahulu. Berbagai peninggalan seperti senjata, perhiasan, prasasti hingga candi. Salah satu peninggalan candi tersebut adalah Candi Jago

Candi Jago

Candi yang terletak di Malang ini merupakan peninggalan atas gugurnya raja terakhir Kerajaan Singasari di dalam pemberontakan bawahannya sendiri. Kini candi tersebut juga menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. 

Sejarah Candi Jago

Tertulis dalam kitab Negarakertagama pupuh 41:4 dari Pararaton. Nama Candi Jago awalnya diadaptasi dari kata “Jajaghu” yang mulai muncul pada masa kepemimpinan Raja Singasari pada abad ke 13. Candi Jago adalah makam raja keempat Singasari yaitu Sri Jaya Wisnuwardhana (1248-1268). 

Menurut Kitab Pararaton dan Negarakertagama, bangunan yang awalnya bernama Candi Jajaghu ini dibangun selama 12 tahun, yakni dimulai pada 1268 M dan selesai pada 1280 M. Kemudian candi ini direnovasi saat pemerintahaan Kerajaan Mataram Kuno oleh Raja Adityawarman. 

Candi Jago peninggalan Kerajaan Singasari berlatar agama Budha Tantrayana, terlihat dari arcanya yang berbentuk amoghapasa. Arca tersebut merupakan perwujudan dari Raja Wisnuwarhana. Adapun terdapat ukiran yang menjadi ciri khas dari candi-candi Kerajaan Singasari dengan bentuk bunga teratai. 

Corak, Arsitektur dan Relief Candi Jago 

Arsitektur dari Candi Jago bercorak agama Budha ini, dibangun layaknya teras punden yang berundak dengan bagian dasar semakin mengecil ke atas. Bentuk keseluruhan adalah segi empat dengan ukuran panjang 23,71 meter, lebarnya 14 meter, dan tingginya yang mencapai 9,97 m. 

Saat ini, belum ada perbaikan kembali sehingga beberapa badan candi sudah tidak lengkap dan hanya tersisa bagian kaki dan badan candi yang disangga oleh tiga buah teras. Walaupun atap dan sebagian badan candi telah terbuka, arkeolog menduga bahwa bentuk atap candi menyerupai Meru atau Pagoda. 

Pada bagian luar kaki candi terpahat relief yang memiliki berbagai kisah untuk diinterpretasikan. Pengunjung bisa berjalan mengelilingi candi searah jarum jam (pradaksiana) untuk mengikuti cerita relief. Adapun berikut rangkuman cerita dari beberapa relief yang ada: 

  1. Relief Kresnayana
Baca Juga  Sejarah Gua Jepang dan Gua Belanda Bandung yang Penuh Misteri

Relief ini bercerita tentang kehidupan Sri Kresna yang mirip dengan kehidupan Raja Wisnuwardhana. Dalam relief ini terukir kisah yang menceritakan pernikahan antara Wisnuwardhana dan Naraya Waningyun yang digambarkan dengan Kresna dan Dewi Rukmini. 

  1. Relief Kunjarakarna 

Terletak di bagian timur laut candi, relief ini berisi kisah yang didasarkan pada cerita Buddha Mahayana, yakni tentang raksasa Kunjarakarna yang bertapa di Gunung Semeru untuk mengharapkan reinkarnasi menjadi manusia dengan paras rupawan. 

  1. Relief Pancatantra 

Relief ini mengisahkan seorang brahmana yang mengajarkan ilmu kehidupan pada tiga pangeran yang tidak bisa mendengar. Ada lima ajaran dari ilmu yang dipelajari dan juga disebut Pancatantra, yakni ajaran perbedaan, kedatangan, peperangan dan perdamaian, keberuntungan dan tindakan terburu-buru. 

  1. Relief Fabel 

Seperti namanya, relief ini menceritakan tentang binatang seperti cerita tantri yang terdiri dari beberapa panel. Salah satunya mengenai seekor kura-kura yang ingin terbang dan meminta bantuan kepada bangau untuk terbang bersamanya melalui ranting yang digigit di mulutnya. 

Rute ke Candi Jago 

Candi ini berlokasi di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Malang, Jawa Timur. Rute menuju lokasi juga tidak terlalu sulit sehingga cocok menjadi destinasi wisata bersama teman dan keluarga. 

Google Maps: https://goo.gl/maps/HJwKdBLLoEEmYxMf9

Jika dari pusat Kota Malang, Anda pilih jalur menuju Tumpang melewati Sawo Jajar hingga bertemu Jl. Kidal. Kemudian belok di Taman Makam Pahlawan Tumpang ke arah Jalan Raya Kebonsari. Lurus terus hingga pertigaan yang ada di dekat SD Tumpang 1. 

Setelah itu ambil belok kanan ke Jl. Wisnuwardhana, lurus terus hingga perempatan ketiga dan belok kanan. Tujuan berada di sebelah kanan jalan. Posisi Candi Jago membelakangi Gunung Penanggungan. Untuk sampai ke lokasi dibutuhkan perjalanan sekitar 30 menit.  

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk 

Objek wisata Candi Singasari dibuka pukul 07.00 – 18.00 WIB. Untuk masuk ke dalam kompleks candi ini, para pengunjung tidak dikenakan biaya atau harga tiket masuk. Namun pengunjung diharapkan untuk mengisi buku tamu dan membayar berapapun secara sukarela kepada pengelola. 

Baca Juga  Mitos, Daya Tarik, dan Keunikan Candi Prambanan

Pengunjung juga hanya perlu membayar tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi. Dalam rangka mendukung wisatawan dalam menambah informasi candi, pengelola menjual buku keterangan terkait candi untuk membantu wisatawan menambah pengetahuan lebih lengkap. 

Fasilitas yang Tersedia

Bagi anda yang ingin berkunjung ke wisata sejarah Candi Singosari, jangan khawatir karena di sini telah ada beberapa fasilitas yang disediakan untuk pengunjung yang datang, seperti di antaranya adalah;

Untuk Anda yang ingin berkunjung ke wisata Candi Tumpang ini, tidak perlu khawatir dengan kenyamanan ketika berkeliling. Pasalnya disini telah tersedia sejumlah fasilitas khusus untuk pengunjung yang datang. Fasilitas itu di antaranya adalah: 

  1. Lahan Parkir 

Tidak perlu khawatir jika berkunjung ke tempat ini menggunakan kendaraan pribadi. Sebab telah tersedia area parkir yang memadai untuk kendaraan beroda roda maupun roda dua. 

  1. Tempat Makan 

Bagi Anda yang merasa haus dan lapar tapi tidak membawa tempat sendiri juga tidak perlu bingung. Di luar area candi Anda bisa menemukan warung-warung makan milik penduduk lokal yang menjual aneka makanan dan minuman.

  1. Gazebo 

Selesai melihat-lihat candi, Anda bisa memanfaatkan gazebo yang tersedia di beberapa sudut tempat untuk bersantai bersama rombongan. Duduk santai sambil menikmati sejuknya semilir angin dan pemandangan yang ada di sekeliling Anda tentu sangat menyenangkan.

Spot Foto Menarik

Sebagai tempat wisata, Candi Singasari ini juga memiliki berbagai spot foto menarik yang tersedia di berbagai titik. Berikut spot yang bisa Anda coba. 

  1. Di Sepanjang Pintu Masuk Candi 

Candi Jago berada di belakang Gunung Penanggungan, sehingga selain udaranya yang sejuk, pemandangannya pun asri dan memanjakan mata. Sebelum ke area candi, Anda bisa mengambil foto dengan background pegunungan di sekitar. 

  1. Relief Candi 
Baca Juga  Mengenal Candi Muaro Jambi yang Luasnya 8 Kali Lipat Borobudur

Tentu saja relief candi sangat cocok untuk menjadi latar belakang foto Anda berikutnya. Ukiran-ukiran yang menghiasi dinding candi ini sangat menarik untuk menghasilkan foto yang unik sekaligus estetik. 

Arca Candi 

Jangan lupa, di sana juga ada arca-arca candi yang bisa Anda jadikan spot foto berikutnya. Yang pasti, berfoto di salah satu arca bisa menjadi validasi bahwa Anda pernah mendatangi destinasi wisata sejarah yang layak dikunjungi ini. 

Tips Berkunjung 

Bila rencana perjalanan Anda sudah dekat, berikut adalah tips yang perlu diperhatikan ketika akan berkunjung ke Candi Jago. 

  • Pastikan Anda dan rombongan dalam kondisi baik. 
  • Pastikan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi prima.
  • Bawa bekal makanan dan minuman dari rumah. 
  • Jangan mencoret-coret dinding candi. 
  • Jangan membuang sampah sembarangan. 

Candi Jago akan selalu menjadi warisan budaya Indonesia yang berharga. Bagi Anda yang tertarik mengunjungi tempat ini, jangan lupa bekali diri dengan pemahaman sejarah dan nikmati kunjungan dengan menjaga lingkungan sekitar.

5 / 5. 1

(Visited 7 times, 1 visits today)
Artikel Terkait
Pesona Air Terjun Madakaripura dengan Keindahan Mendunia
air terjun madakaripura

Bicara soal air terjun dekat Bromo, mengunjungi Air Terjun Madakaripura bisa menjadi solusi tepat. Air terjun ini berada di Kabupaten Read more

Air Terjun Cibareubeuy, Wisata Air Terjun Hitz di Subang
air terjun cibareubeuy

Subang memiliki banyak sekali tempat wisata alam yang menyuguhkan pemandangan indah dan udara sejuk. Salah satu wisata Subang yang kini Read more

Air Terjun Luhur, Wisata Adem untuk Liburan Keluarga
air terjun luhur

Saat musim liburan tiba, melepas penat dari kesibukan pasti masuk dalam daftar penting yang ingin diwujudkan. Pilihan terbaik adalah berlibur Read more

Air Terjun Cikanteh, Surganya Dunia
Air Terjun Cikanteh

Pernahkah Anda berkunjung ke Sukabumi? Jika iya, mungkin Anda pernah mendengar air terjun Cikanteh. Air terjun ini juga disebut sebagai Read more

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
%d blogger menyukai ini: